Langsung ke konten utama

Generasi Unggul Bangsa


Penulisan essay yang berjudul “ Aku Generasi Unggul Kebanggaan Bangsa Indonesia “ bertujuan untuk memenuhi syarat pengajuan beasiswa unggulan kemdikbud 2018. Saya memulai essay ini dengan memperkenalkan diri saya sendiri terlebih dahulu , nama saya Nurul Fitri Habibah anak ke-dua dari tiga bersaudara , saya terlahir di Tangerang pada tanggal 13 januari tahun 2000. Sekarang saya sedang menimba ilmu di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta jurusan dirasat Islamiyah ( Angkatan 2017 ).
Seperti yang sudah di ketahui Kuliah merupakan suatu hal yang di dambakan oleh para siswa setelah lulus dari masa sekolah menengah atas. kuliah merupakan suatu impian ,bahkan harapan kedepan untuk mewujudkan cita cita. saya pun sangat bersungguh sungguh dalam menuntut ilmu pada masa SMA supaya saya bisa masuk PTN. saat masa SMA itu saya tidak hanya bersekolah saja melainkan saya juga mondok. Pada saat itu saya sekolah dan mondok yang memang jauh dari rumah. Saya bersekolah di Pandeglang sedangkan rumah saya berada di Pamulang.tak pernah saya duga bahwa saya dapat menuntut ilmu yang jauh dari rumah. Layaknya “tuntutlah ilmu sampai ke negeri China “ kuliah yang merupakan cita cita bagi orang yang tidak mampu dalam segi ekonomi. Dan di sisi lain sudah sering sekali terdengar bahwa “ orang miskin tidak akan bisa kuliah “ . disini memacu semangat saya dalam belajar dan terus berprestasi. Saya ingin mengubah perkataan ini bahwa “ orang miskin pasti mampu “. Saya selalu tanamkan rasa percaya diri dan keyakinan bahwa saya bisa kuliah. Masuk PTN tidaklah mudah , jatah masuk PTN berbeda beda sesuai akreditasi sekolah. Sekolah saya terakreditasi B yang berarti hanya 50% saja kuota penerimaan. Rasa pesimis pun hadir tapi saya ingat bahwa ada masa depan yang harus saya capai dan saya raih demi membahagiakan kedua orang tua.Oleh karena itu kesempatan ini adalah kesempatan emas bagi saya untuk bisa kuliah. Tapi di sisi lain bisa jadi di luar sana ada yang lebih berpotensi dari pada saya. Saya sangat bersyukur karena saya bisa kuliah dan tidak akan saya sia sia kan kesempatan ini. Dirasat Islamiyah Fakultas Dirasat Islamiyah Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta merupakan program studi yang saya pilih. Alasan saya memilih program studi Dirasat Islamiyah adalah Sesuai dengan keinginan Saya memilih prodi ini karena saya ingin mengetahui lebih dalam mengenai ilmu agama. Setelah 3 tahun saya belajar agama di pondok pesantren saya sangat tertarik sekali untuk belajar agama lebih dalam lagi. Untuk itu saya mengambil prodi dirasat islamiyah. Selain itu hal yang menarik lagi adalah hafalan quran , saya semakin senang karena saya merasa lebih mendekat kepada Allah SWT. Walaupun banyak saja yang bilang “ akan jadi apa lulusan dirasat ? “ paling jadi guru agama saja. di situ saya langsung luruskan bahwa jangan pernah tanyakan akan jadi apa kedepannya, toh terkadang jurusan tidak selalu menjurus pada jurusan di dunia karier nanti. Saya ingin memperdalam agama yang goalsnya itu yang paling utama untuk diri saya sendiri , Agama , Nusa ,Bangsa dan Negara. Sesuai keinginan orang tua Orang tua saya mendukung saya memilih jurusan ini karena menurutnya di kondisi pada zaman ini , zaman dimana di butuhkan sisi agama sebagai pelurusnya. Yang insya allah akan bermanfaat untuk kedepannya. Apalagi terdapat mata kuliah hafalan quran yang membuat orang tua saya sangat mendukung saya untuk di jurusan ini. Karena menurutnya pada zaman sekarang ini banyaknya kekurangan pada masalah akidah . tentunya tidak lain orang tua tidak ingin anaknya menyimpang dari hal yang tidak baik untuk anaknya. Belajar agama dapat memberikan tuntunan dan ajaran hidup. Tanpa agama hidup tak kan ada tujuan. Hidup didunia ini tujuan hanya satu yaitu mengerjakan perintah Allah Swt dan menjauhi larangannya. Dengan belajar agama dapat memberikan tuntunan untuk mengerjakan apa saja yang harus dikerjakan dan apa saja yang tidak boleh dikerjakan. Misalkan, manusia dituntun untuk melaksanakan ibadah dan diajarkan agar selalu tolong menolong, berbuat kebaikan selama hidup didunia. Saran kiyai ( Guru besar ) Di Pondok Pesantren. Aki,begitulah panggilan nama beliau. Saat itu saya bertanya pada beliau. Jika saya memilih jurusan ini bagaimana untuk kedepannya. beliau menjawab jurusan ini insya Allah bagus untuk kamu. Akhirnya saya tidak ragu lagi untuk memilih. Setelah saya berfikir bahwa banyak yang mendukung jika saya mengambil jurusan ini adalah jurusan yang bagus dan cocok untuk saya. Setelah saya berdiskusi bersama orang tua saya. Yang pada akhirnya saya pun yakin untuk memilih jurusan ini dan saya yakin ini adalah jurusan terbaik untuk saya dan insya allah berkah. Saya yakin bahwa sesuatu hal yang sudah direstui oleh orang tua dan guru insya Allah akan berkah dan bermanfaat. Jika orang tua ridho maka Allah pun akan ridho pada kita. Manfaat belajar agama Kita dapat memahami dan mengetahui perbuatan yang seharusnya dilakukan dan perbuatan yang tidak harus dilakukan. Seperti pada ayat qur’an tersebut. “Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung” (QS.AliImran:104) Lebih dekat kepada Allah karena setiap harinya belajar agama. Belajar agama artinya mengenal  penciptanya. mengenal lebih dekat Allah , sebagai makhluk ciptaan Allah yang diciptakan dengan sempurna seharusnya kita menjaga hubungan baik dengan Allah.sebagaimana dalam Al qur’an dijelaskan “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (Al-Baqarah: 186)
Saya sangat bersyukur kepada Allah swt yang telah memberikan kesempatan bagi saya untuk dapat menuntut ilmu , melanjutkan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi. Pendidikan merupakan hal yang sangat penting pada era saat ini. Pendidikan sangat di perhatikan sekali sejak dulu oleh pemerintah. Seperti contohnya pemerintah mewajibkan sekolah 6 tahun sampai jenjang SD , seiring berjalannya waktu terdapat peningkatan dari tahun ke tahun mewajibkan sekolah 9 tahun sampai ke jenjang SMP dan hingga sekarang mewajibkan sekolah 12 tahun sampai ke jenjang SMA. Peningkatan pendidikan dari masa ke masa menunjukkan bahwa pemerintah sangat memperhatikan mengenai pendidikan bagi rakyat indonesia. Sesuai pada Undang Undang Dasar 1945 “ Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada :Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia." 
Mencerdaskan kehidupan bangsa merupakan suatu cita cita bagi pemerintah untuk mencetak generasi unggul bangsa,menjadikan generasi yang berkarakter. Generasi yang nantinya akan membawa perubahan bagi indonesia untuk kedepannya. Setiap insan mempunyai impian dan harapan. Segala usaha pasti dilakukan untuk mencapai impian,saya sebagai bibit generasi unggul indonesia akan membawa perubahan untuk indonesia. hal terpenting yang saya perhatikan mengenai pendidikan di indonesia. meningkatkan kualitas tenaga pengajar , membentuk karakter anak dan akhlaq yang nantinya menjadi generasi yang unggul dalam keduanya. Unggul dalam ilmu pengetahuan dengan di iringi aklaq yang baik. Inilah generasi unggul yang harus di bentuk untuk negara indonesia ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pilihan

            Aku sedang mencari makanan ringan di minimarket.  disana banyak sekali pilihannya.  padahal sudah banyak pilihan tapi malah semakin bingung.  Mulai dari ukurannya,rasanya hingga harganya.           Terus aku telusuri minimarket ini.  memilih-milih hingga akhirnya kembali ke pilihan yang pertama.  lucu ya,udah capek-capek keliling eh malah kembali ke pilihan pertama. Tapi aku jadi mikir loh,kadang kita tuh terlalu sibuk buat "cari yang lain" padahal yang di depan mata pun sebenarnya sudah cukup.            Emang ya,manusia tuh selalu gak ada puasnya haha.  selalu ingin mencari yang lebih.  Di sisi lain a da baiknya juga sih memilih-milih tuh.  jadi bisa menyesuaikan kebutuhan dan kemampuan juga.  Jadi, tipikal kamu yang suka milih-milih atau to the point aja?

Bersyukur

Suara ayam jantan pun mulai terdengar Tanda pagi hari itu pun telah datang Tak lupa juga dengan suara indahnya kicauan burung Disusul udara yang sejuk yang menusuki tubuhku Sedikit demi sedikit mentari itu datang Datang untuk menyinari indahnya alam semesta ini Subhanallah begitu indah alam ini Begitu banyak nikmat yang ku terima hari ini Terima kasih ya Allah Terimakasih atas nikmat yang engkau beri Terimakasih engkau telah meberikan kesempatan Untuk hidup didunia ini Walau aku tau kehidupan didunia Hanyalah kehidupan yang sementara Kehidupan yang akan fana' nantinya Tapi... Kehidupan ini mengajarkan ku Mengajarkan ku apa artinya bersyukur Mengajarkan ku untuk menjadi insan yang lebih baik Mengajarkan ku untuk memahami sedikit demi sedikit tentang pengetahuan agamamu Ya Allah... Terimakasih atas nikmatmu ini Semoga hamba bisa menjadi manusia yang pandai bersyukur Aamiin

Kuliah Online

Semenjak adanya pandemi virus corona yang menyebabkan kita diharuskan untuk #stayathome, menghindari keramaian dan kontak dengan banyak orang.  Upaya pencegahan virus ini menyebar dengan cepat adalah dengan #stayathome sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan.  Mungkin hingga semuanya sudah kondusif.  Banyak sekali aktivitas sehari hari yang terganggu.  Seperti sekolah, kuliah, kerja.  Semua sekolah dan kampus memutuskan untuk belajar dengan sistem online bahkan, beberapa tempat kerjapun menerapkan wfh atau work from home. Saya adalah mahasiswa semester 6 di salah satu universitas negri di jakarta merasakan drama drama dalam menjalani perkuliahan online.  Terdapat nilai plus dan minus.  Nilai plus dari kuliah online itu sendiri adalah bisa lebih santai dalam menerima materi perkuliahan, sambil rebahan, sambil makan bahkan baru bangun tidur saja bisa langsung ikut belajar serta banyak aktivitas lain yang bisa dilakukan sambil perkuliahan berjalan....